Berikut Ini Proses Pekerjaan Aspal Lapen dan Bahan Pembuatannya

  • Whatsapp

Aspal lapen merupakan sebuah singkatan dari Lapisan Penetrasi yang merupakan lapisan perkerasan yang terdiri dari agregat pokok serta pengunci dengan adanya gradasi terbuka yang diikat oleh aspal. Setelah itu akan disemprotkan di atas lapisan tersebut dan akan dipadatkan setiap lapis demi lapis. Di atas lapen tersebut biasanya mendapat taburan aspal dengan agregat penutup. Tebalnya lapisan tersebut bervariasi yakni dari 4 hingga 10 cm.

Aspal Lapen

Mengetahui Apa Itu Aspal Lapen dan Prosesnya

Lapisan penetrasi makadam memiliki fungsi sebagai lapisan permukaan serta lapisan pondasi. Selain itu, juga bisa Anda gunakan sebagai lapisan permukaan jalan. Lapen ini memiliki sifat antara lain:

  • Tidak kedap air.
  • Kekuatan utama bersumber dari saling mengunci antara agregat pokok serta pengunci.
  • Lapen memiliki nilai struktural.
  • Bisa berfungsi untuk lalu lintas hingga sedang.
  • Kenyal serta memiliki permukaan yang cukup kasar.
Telp Aspalindo 1 Telp Aspalindo 2

Pelaksana pekerjaan untuk lapen ini masih kerap dipakai terutama di jalan-jalan baru maupun berupa jalan tanah yang masih belum mendapat perkerasan. Jika lapis penetrasi makadam berfungsi untuk lapisan permukaan, maka haruslah mendapat taburan aspal dengan adanya tambahan agregat penutup.

Bahan dalam Pekerjaan Lapen

Agregat

Yakni agregat yang terdiri dari batu pecah yang berupa agregat kunci serta agregat penutup yang bersih dan keras dengan kualitas seragam serta bebas dari adanya kotoran lempung maupun bahan lain.

Agregat kasar ini berupa sebuah lapisan utama yang ada dalam batas agregat dengan nominal ukuran 2,5 cm hingga 6,25 cm. Tentunya semua itu tergantung pada ketebalan lapisan dengan ukuran satu per tiga dari tebal rencana.

Pekerjaan Kami  Jasa Pengaspalan Jalan Bali

Untuk agregat kunci maka lapisan utamanyanya haruslah lolos saringan 25 mm tetap tidak boleh lebih dari 5% akan lolos dari saringan yakni 9,5mm.

Bahan Pengikat atau Aspal Lapen

  • Emulsi CRSI ataupun CRS2 yang memenuhi ketentuan Pd S-01-1995-03 (AASHTO M208) maupun RSI ataupun RS2 yang telah memenuhi ketentuan AASHTO M140.
  • Aspal penetrasi 80/100 ataupun penetrasi 60/70 yang sudah memenuhi AASHTO.
  • Pengaspalan cair penguapan cepat atau rapid curing dengan jenis RC 250 atau RC800 yang sudah memenuhi ketentuan Pd S-03-1995-03, maupun aspal cair penguapan sedang atau medium curing dengan jenis MC250 ataupun MC800 yang memenuhi ketentuan yakni Pd S-02-1995-03.

Pekerjaan yang satu ini terdiri dari penyedian lapisan perata yang terbuat dari agregat yang sudah melewati proses sterilisasi oleh aspal. Pekerjaan ini akan terlaksana ketika biaya untuk menggunakan campuran aspal panas yang tidak mencukupi. Maka dari itu hanya dipakai pada lokasi yang terbatas contohnya seperti pekerjaan pengembalian kondisi.

Agregat pokok serta pengunci terdiri dari bahan-bahan yang kuat, bebas dari lumpur, awet, serta benda yang di luar dugaan beserta haruslah memenuhi ketentuannya.

Proses Pelaksanaan Pekerjaan Aspal Lapen

Permukaan yang akan menerima lapisan lapen terlebih dahulu harus Anda bersihkan dari bahan organik yang bisa mengganggu ikatan antara lapen dengan perkerasan eksistingnya. Selain itu, juga lubang jalan harus Anda perbaiki dengan cara tutupi menggunakan agregat bergradasi menerus serta dipadatkan.

Jika lapen Anda garap pada lapisan eksisting belum beraspal maka mulanya berikan resap pengikat atau prime coat yang sebaiknya MC-250 kurang lebih sebanyak 0,5 liter per m2. Tetapi jika lapen yang akan Anda kerjakan pada lapisan eksisting sudah beraspal maka perlu Anda berikan lapis pengikat atau tack coat yang sebaiknya RC-250 kurang lebih sebanyak 0,5 liter per m2.

Pekerjaan Kami  6 Keunggulan Jasa Pengaspalan Bogor dari Aspalindo

Agregat pokok yang akan Anda sebarkan di jalan bisa dengan memanfaatkan alat motor grader maupun dengan cara yang manual saja yakni dengan tenaga manusia. Untuk ukuran agregat pokoknya kira-kira 5 hingga 7 cm.

Setelah itu agregat akan melalui proses pemadatan dengan menggunakan mesin gilas roda besi yang beratnya mencapai 6 hingga 8 ton. Ini dengan kecepatan kurang lebih sekitar 3 km.per sebanyak 6 lintasan.

Tahap Penyemprotan Aspal Lapen

Dalam tahapan penyemprotan aspal cair pada agregat pokok ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan mesin penyemprotan aspal. Supaya nantinya dapat tersebar secara lebih merata serta temperatur asalnya harus terjaga yakni antara 135º sampai 160º C.

Penebaran agregat pengunci ini baiknya Anda lakukan dengan segera yakni setelah penyemprotan aspal pada agregat pokok

Setelah agregat pengunci Anda padatkan lagi dengan memanfaatkan alat pemadat roda besi yang sama Anda pakai ketika memadatkan agregat pokok. Pemadatan harus Anda lakukan hingga agregat pengunci dapat tertanam serta saling mengikat satu sama lain dengan bagian di bawahnya. Untuk ukuran agregat pengunci biasanya batuan dengan ukuran sekitar 3 cm sampai 5 sm.

Penyemprotan aspal cair pada agregat pengunci ini Anda lakukan dengan menggunakan mesin penyemprot aspal atau sprayer supaya aspal lebih tersebar dengan merata. Tentunya temperatur aspalnya tetap terjaga seperti semula.

Nah, pada proses yang terakhir yakni memberikan agregat penutup dengan ukuran maksimal adalah 2 cm. Setelah itu lapisan akan dipadatkan lagi dengan menggunakan alat pemadat yang sama serta lapisan akan disirami lagi dengan aspal cair. Kemudian sebagai lapis penutupnya akan ditaburkan abu batu di permukaan badan jalan tersebut.

Telp Aspalindo 1 Telp Aspalindo 2

Proses aspal lapen selesai. Untuk mengetahui lebih jelasnya Anda bisa cek aspalindo.com. Atau untuk lebih mudah dan praktisnya, Anda bisa menghubungi kontak telepon kantor di 021 554 1900 dan 081 759 1900 melayani wilayah pengaspalan Lapen di jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi dan semarang.

Pekerjaan Kami  9 Tahapan Pengaspalan Jalan yang Benar dan Awet

Pos terkait