Tahukah kamu apa saja bahan – bahan pengaspalan jalan? Biasanya saat kamu melihat ada perbaikan jalan. Pasti ada beberapa material yang di gunakan sebelum akhirnya diberikan oleh aspal panas.

Apa saja bahan yang sekiranya di perlukan untuk membuat jalan? Ini dia untuk kamu yang ingin tahu bahan apa saja yang di gunakan.

Material Untuk Membuat Jalan Aspal

Ini dia beberapa bahan material pembuatan jalan yang perlu kamu ketahui? Simak berikut ini.

[njwa_button id=”214″]

1. Tanah

Material yang pertama ada tanah. Ini merupakan salah satu bahan yang peletakannya ada di lapisan paling bawah aspal jalan. Kekuatan serta keawetan sebuah jalan itu sangat bergantung sekali pada tanahnya.

Maka hal pertama yang dilakukan biasanya pemeriksaan tanah terlebih dahulu. Karena tanah ini nantinya akan dijadikan jalan aspal, maka perlu tanah yang memang kuat dan juga padat. Tidak boleh menggunakan tanah yang lembek atau yang belum di padatkan.

bahan pengaspalan jalan

2. Pasir Halus

Selanjutnya dari bahan – bahan pengaspalan jalan adalah penggunaan pasir halus sebelumnya harus mengerti mengenai cara pengaspalan jalan yang baik. Adanya penggunaan pasir halus ini bertujuan supaya permukaan jalan nanti atau hasil dari aspalnya tidaklah licin.

Hal ini disebabkan karena bentuk butir-butir pasir halus yang tidak benar-benar bulat. Melainkan bersudut-sudut kasar.

3. Pasir Kasar

Selain penggunaan pasir halus untuk jalan aspal, maka ada juga pasir kasar. Hal ini di lakukan untuk tujuan mendapatkan hasil pengaspalan jalan yang kuat. Namun, dalam peletakannya pasir kasar ini harus berada di bawah pasir halus.

Pekerjaan Kami  5 Kelebihan Memilih Aspalindo Sebagai Jasa Pengaspalan Depok

4. Kerikil

Penggunaan material yang satu ini tidak jauh berbeda dengan pasir kasar. Kamu membutuhkan ini untuk melapisi jalan aspal supaya kuat. Tetapi tetap penggunaan kerikil ini berada di bawah pasir halus baru kemudian ditimpa oleh aspal.

Jenis-Jenis Bahan Aspal Jalan

Sebenarnya jenis aspal ada berapa sih? Simak informasi berikut ini untuk mengetahuinya atau hubungi kami.

[njwa_button id=”215″]

1. Aspal Alam

Aspal alam ini adalah aspal yang bersumber material secara langsung. Pemakaiannya harus melalui proses ekstraksi terlebih dahulu. Kemudian, langsung dicampur dengan minyak pelunak. Ada dua jenis bahan – bahan pengaspalan jalan dari aspal alam ini.

Pertama ada aspal gunung, yang berupa bebatuan dengan kadar aspal 12% – 35% dari masa keseluruhannya. Lalu selanjutnya ada aspal danau, yang berasal dari danau. Namun aspal ini memiliki tingkat penetrasi yang rendah serta titik lembek yang terbilang cukup tinggi.

2. Aspal Buatan

Dibuat dari penyulingan minyak mentah yang menjadi bitumen. Ketika minyak mentah ini disuling maka menyisakan bitumen. Sedangkan proses penghilangan kotoran dari bitumen ini yang menghasilkan aspal murni. Ada tiga jenis aspal buatan ini.

Aspal cair, ini merupakan jenis aspal buatan yang pertama. Dari pelarutan aspal keras bersamaan dengan minyak. Sehingga bisa dibuat dengan kadar tertentu sesuai keinginan.

Selanjutnya aspal keras, yang merupakan hasil residu dari proses destilasi sederhana dengan fraksi ringan. Aspal emulsi, yaitu yang berasal dari aspal keras yang mana proses pemisahan dan pendestrian partikel aspal keras di dalam air sudah mengandung emulsifier.

3. Aspal Modifikasi

Ini merupakan salah satu bahan – bahan pengaspalan jalan yang dicampurkan dengan bahan tambahan. Bahan yang sering menggunakan adalah polymer, yang berfungsi untuk meningkatkan sifat campuran aspal dan sifat rheologinya.

Pekerjaan Kami  Salah Satu Jasa Pengaspalan Semarang Terbaik di Aspalindo

Aspal polymer plastomer merupakan salah satu aspal jenis modifikasi. Yang paling sering menggunakan adalah EVA, polyethylene dan polypropylene.

Aspal polymer elastomer, salah satu batu aspal keras yang mampu memperbaiki sifat rheology aspal. Yaitu adanya penetrasi, kekentalan, kelembekan serta elastisitas aspal keras.

4. Aspal Struktural

Tujuan utamanya dari campuran aspal ini adalah penyediaan kekuatan struktural. Supaya penyebaran beban dapat merata ke seluruh lapisan jalan. Pengaplikasiannya pada jalan dengan tingkat lalu lintas rendah dinilai cukup ekonomis.

Efek rebound yang dari lapisan atas bitumen, mampu membantu ketahanan dalam efek dinamis yang tinggi. Salah satu bahan – bahan pengaspalan jalan yang satu ini membutuhkan campuran agregat ukuran maksimum.

Adanya jumlah yang lebih tinggi dari kadar bitumen adalah lapisan wearing course, yang bisa membuat lapisan menjadi lebih fleksibel.

Kalau kamu membutuhkan jasa pengaspalan surabaya dengan kualitas bahan – bahan pengaspalan jalan yang terbaik. Maka coba konsultasikan dengan Kontraktor Pengaspalan Terpercaya. Jasa ini memberikan pengerjaan serta bahan berkualitas untuk jalanan aspal di Jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi, dan Semarang yang kamu ingin serta butuhkan

[njwa_button id=”214″]